Kampung Hadapi COVID19

Amerika aja babak bunyak ngadepin COVID19, gimana kita orang Kampung ?

0
350

Jauh dari WUHAN sana sampai juga akhirnya COVID19 di Kampung. Awalnya ini hanya kabar burung sebagai cerita disaat ngopi depan teras rumah menjelang siskamling, Kabar burung itu menjadi nyata dan mulai masuk ke pelosok-pelosok. Hidup di kampung itu enak lho buktinya yang merantau selalu rindu Berat dengan kampungnya, rindu emak, rindu keluarga, suasannya dan warganya, semua menyenangkan dan baik-baik saja.

Tidak pernah terpikir oleh orang Kampung apa itu WUHAN, apa itu Hand Sanitiser, apa itu Jaga Jarak, sampai akhirnya berita di Negeri China yang jauh disana menjadi nyata, cerita yang awalnya hanya sepintas lalu dilihat di media sosial (orang kampung juga punya akun FB lho) dan jadi guyonan berubah menjadi aturan, ya menjadi aturan, mejadi larangan, menjadi sesuatu yang ngga pernah kepikiran, akhirnya untuk beribadah ke Langgar, Mushola atau Masjid jadi terasa ada yang berubah.

Kampung Varia Agung Kec. Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung adalah salah satu dari sekian ribu kampung, ada 2.435 kampung di Lampung yang mungkin akan mengalami hal yang sama, terdampak bukan hanya isu, tapi ini adalah fakta dan kenyataan yang sedang terjadi dan harus dihadapi, oleh Kampung Varia Agung, oleh Negara ini bahkan diseluruh Negara Besar di Dunia. Negara sekelas Amerika Serikat berdasarkan data yang kami baca di Coronavirus COVID-19 Global Cases by the Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University (JHU) heleh, heleh boso opolah wes jan, lanjut ya : Amerika menduduki peringkat kesatu kasus COVID19 ini, melampaui CHINA negara asal mula wabah ini ada.

Pertanyaannya ? Amerika aja babak bunyak ngadepin COVID19, gimana kita orang Kampung ?, belum lagi jika para saudara kita yang bekerja di luar negeri sebagai TKI itu pulang Kampung, bisa jadi dipulangkan ? berapa jumlah mereka ?, bagaimana cara menyikapi kepulangannya ?, memeriksanya ?, mengkarantinanya ? keterbasan APD (alat pelindung diri) di Rumah Sakit tingkat Propinsi saat ini ketersediaanya cukup menakutkan lho, bagaimana kita yang di Puskesmas tingkat kampung ?

Tapi sebelum COVID19 ini masuk lebih jauh maka Kampung Jagoan satu ini dan beberapa Kampung lainnya, mengambil inisiatif untuk melakukan berbagai antisipasi, tentu dengan mengikuti instruksi, anjuran dari pihak-pihak terkait, antara lain :

  • Pemerintah Kampung bersama warga Berkordinasi dengan Pihak Kecamatan dan Kabupaten
  • Mempelajari Protokol Pencegahan Penyebaran COVID19
  • Mensosialisasikan tentang Bahaya COVID19 dan Cara Penyebarannya kepada Warga
  • Menganjurkan kepada warga untuk mulai mengurangi aktifitas diluar rumah, menjaga Jarak dan Tidak Berkerumun
  • Tamu yang datang Wajib Lapor dan diperiksa kondisi kesehatannya dan yang berstatus ODP, wajib berdiam diri tidak boleh kemana-mana selama 14 hari dirumah.
  • Melakukan Penyemprotan Disinfectan

Dengan segala keterbatasan alat, pengetahuan dan lainnya, Kampung tetap akan berusaha menjaga dan melindungi seluruh Warga Kampung yang ada. Semoga Badai CORONA COVID19 ini segera berlalu dan semua kembali seperti sediakala, situasi ini menyadarkan bahwa keceriaan, kebersamaan, dan persaudaraan adalah sesuatu yang sangat berharga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here